Senin, 26 April 2010

Contoh PTK

BAB I
PENDAHULUAN


A. Latar Belakang
Hasil evaluasi yang baik dan memenuhi standar KKM adalah salah satu indicator tercapainya tujuan pembelajaran di kelas. Untuk mencapai hal tersebut banyak yang harus dilakukan seorang guru misalnya saja menggunakan berbagai model pembelajaran yang disenagi oleh siswa, dalam rangka memudahkan pemahaman siswa terhadap materi-materi pelajaran khususnya mata pelajaran kimia.
Dalam mempelajarai materi kimia kelas XII IPA semester 2 pada pokok bahasan kimia karbon dan tatanamanya masih banyak siswa yang mengalami kesulitan, untuk membedakan senyawa-senyawa tersebut serta cara memberi namanya.
Untuk memudahkan pemahaman siswa tentang hal tersebut, maka salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe jig saw. pembelajaran kooperatif tipe jig saw adalah salah satu model pembelajaran kelompok dengan cara membagi siswa menjadi tim ahli dan tim asal.
B. Rumusan Masalah
Dari uraian di atas maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah:
Apakah dengan penerapan model pembelajaran jig saw dapat meningkatakan prestasi belajar siswa terhadapa materi pembelajaran kimia karbon ?
C. Tujuan Penelitian
Adapun tujuan dari penulisan penelitian ini adalah:
Untuk mengetahui apakah dengan penerapan model pembelajaran jig saw dapat meningkatakan prestasi belajar siswa terhadapa materi pembelajaran kimia karbon.
D. Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian ini adalah:
1. Untuk Siswa
a. Memudahkan pemahaman siswa terhadap materi kimia karbon dan tatanama senyawanya.
b. Meningkatkan aktifitas belajar siswa.
c. Meningkatkan kerja sama antar siswa
2. Untuk Guru
a. Mempermudah guru dalam PBM
b. Mempermudah guru dalam memberikan penilaian afektif siswa.







BAB II
KAJIAN TEORIS DAN HIPOTESIS TINDAKAN

A. KAJIAN TEORITIS
1. Pengertian Presatasi belajar siswa
Prestasi yang dimaksud adalah tingkat pengetahuan atau keterampilan yang dikembangkan oleh mata pelajaran yang ditunjukan oleh skor atau nilai. Seorang yang memiliki nilai yang tinggi artinya lebih menguasai materi pelajaran dibandingkan dengan siswa yang memiliki nilai rendah.
Pada proses pembelajaran kimia penilaian dilakukan terhadap penguasaan materi pokok maupun terhadap proses. Penilaian proses merupakan penilaian terhadap kegiatan dan kemajuan siswa pada sat berlangsingnya kegiatan pembelajaran dikelas.
2. Materi Kimia Karbon
Kemia karbon adalah salah satu materi kimia yang dipelajari di kelas XII IPA semester 2, yang meliputi tentang gugus fungsi, struktur, isomerisasi dan tatanama senyawa karbon serta sifat dan kegunaanya.
3. Model Pembelajaran Jeg Saw
Jigsaw II adalah adaptasi dari Jigsaw yang dikembangkan oleh Elliot Aronson (1978) dengan tujuan untuk mengembangkan interpedensi siswa ketimbang mengembangkan idepedensi dalam belajar. Teknik Jigsaw II ada beberapa kegiatan didalamnya antara lain:
1. Siswa bekerja sama dengan anggota Tim asal beranggota empat orang yang heterogen sama dengan STAD dan TGT.
2. Para siswa dirancang untuk mempelajari bab-bab buku buku untuk materi tertentu yang sudah dipilih.
3. Masing-masing anggota tim asal dipilih secara acak untuk menjadi seorang axpert atau ahlinya sesuai dengan bacaan yang diberikan.
4. Akhirnya ada tugas atau kuis untuk semua topik. Skor dan nilai yang diperoleh didasarkan atas kemajuan atau perbaikan yang ditampilkan sama seperti dalam STAD.
Langkah-langkah Jigsaw II
1. Memperkenalkan jigsaw II kepada siswa.
2. Bentuk kelompok yang heterogen.
3. Bentuk kelompok expert.
4. Masing-masing expert akan mengajar anggota timnya.
5. Evaluasi dan mempersiapkan penghargaan untuk tim.
B. HIPOTESA TINDAKAN
Hipotesa tindakan dalam tindakan penelitian ini adalah:
Dengan penerapan model pembelajaran jig saw dapat meningkatakan prestasi belajar siswa terhadapa materi pembelajaran kimia karbon.



BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

A. Metodologi penelitian
Metodologi penelitian ini menggunakan metode adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian ini mengkaji secara teoritis penerapan model pembelajaran jig saw dapat meningkatakan prestasi belajar siswa terhadapa materi pembelajaran kimia karbon
Penelitian ini dilakukan di kelas XII IPA SMA 2 Karimun Pada semester 2 TP. 2009/2010 dengan jumlah siswa dikelas 40 orang yang terdiri dari 20 siswa 20 siswa dengan karakteristik yang sama dengan siswa pada kelas lainnya baik dari segi kemampuan belajar maupun keadaan sosial ekonominya.
B. Rencana Tindakan
1. Perencanaan:
Kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahap perencanaan adalah:
a. Menyusun RPP dengan model pembelajaran Jigsaw yang berpedoman pada standar kopetensi dan kopetensi dasar yang akan dikuasai oleh siswa
b. Menginformasikan pada siswa tentang model pembelajaran Jigsaw serta peran siswa masing-masing dalam kelompok
c. Menetapakan sumber belajar
d. Menyiapkan format pengamatan dalam proses pembelajaran yang terdiri dari aspek-aspek yang diamati.
e. Memberitahukan kepada siswa tentang materi yang akan dibahas, strategi pembelajaran yang akan digunakan dan sumber belajar yang harus disiapkan 1 minggu sebelumnya.
f. Membagi siswa kedalam kelompok, yang tiap kelompok terdiri dari 4 orang siswa yang heterogen satu minggu sebelumnya.
2. Pelaksanaan Tindakan
Kegiatan yang dilakukan dalam pelaksaan tintakan antara lain:
Pertemuan 1.
a. Melaksanakan apersepsi dan motifasi kesiapan belajar.
b. Menginformasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
c. Siswa bekerja sama dalam kelompoknya untuk menyelesaikan soal gugus fungsi yang ada pada LKS sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan.
d. Evaluasi dan mempersiapkan penghargaan untuk tim
Pertemuan 2.
a. Melaksanakan apersepsi dan motifasi kesiapan belajar.
b. Menginformasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
c. Siswa bekerja sama dalam kelompoknya untuk menyelesaikan soal rumus struktur dan tatanama senyawa alkohol, eter dan alkilhalida yang ada pada LKS sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan.
d. Evaluasi dan mempersiapkan penghargaan untuk tim
Pertemuan 3.
a. Melaksanakan apersepsi dan motifasi kesiapan belajar.
b. Menginformasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
c. Siswa bekerja sama dalam kelompoknya untuk menyelesaikan soal rumus struktur dan tatanama senyawa keton, aldehir, asam korbosilat dan ester yang ada pada LKS sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan.
d. Evaluasi dan mempersiapkan penghargaan untuk tim
Pertemuan 4.
a. Melaksanakan apersepsi dan motifasi kesiapan belajar.
b. Menginformasikan tujuan pembelajaran yang akan dicapai.
c. Siswa bekerja sama dalam kelompoknya untuk menyelesaikan soal Isomerisasi yang ada pada LKS sesuai dengan panduan yang telah ditetapkan.
d. Evaluasi dan mempersiapkan penghargaan untuk tim
3. Pengamatan
Pengamatan atau observasi dilakukan pada saat proses pembelajaran , dengan menggunakan lembar observasi yang telah disediakan. Aspek yang diamati meliputi:
a. Keaktifan siswa
b. Kerja sama
4. Refleksi
Hasil pengamatan/observasi dan hasil nilai kognitif selama proses pembelajaran berlangsung dianalisa. Berdasarkan hasil analisa guru melakukan refleksi diri untuk melakukan keberhasilan penelitian dan untuk menemukan tindakan berikutnya. Penelitian tindakan kelas ini berhasil apabila:
1. Adanya peningkatan aktifitas siswa selama pelaksanaan tindakan.
2. Adanya peningkatan kerja sama siswa selama pelaksanaan tindakan.
3. Ketuntasan belajar siswa tercapai sesuai KKM
C. Data dan Analisa Data
1. Data keaktifan siswa dalam diskusi kelompok dikumpulkan dengan menggunakan lembar observasi.
2. Data ketuntasan belajar siswa yang diperoleh dari latihan soal dan ulangan harian
3. Semua hasil observasi pencatatan dan hasil ulangan harian siswa pada siklus I dibandingkan dengan hasil siklus II
4. Data yang dikumpulkan berupa data kuantitatif.
D. Siklus penelitian
Penelitian tindakan kelas ini pelaksanaanya direncanakan 2 siklus berdasarkan waktu pertemuan. Siklus pertama 2 kali pertemuan minggu ketiga Januari 2010. Siklus kedua sebanyak 2 kali pertemuan yang dilaksanakan pada minggu keempat Januari 2010.




Adapun alur kegiatan siklus penelitian menggunakan alur daru kemis dan Taggart. Seperti yang tergambar dibawah ini










Gambar 1. Alur penelitian tindakan kelas

Setiap siklus direncanakan berdasarkan refleksi sebelumnya, dengan kata lain kekurangan refleksi pertama akan ditutupi pada refleksi berikutnya.







BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN


Setelah penelitian tindakan kelas ini dilakukan, data dan temuan yang terkumpul dari setiap siklus kemudian diolah dan dianalisis. Adapun hasil dari setiap siklus sebagai berikut:
A. SIKLUS I
1. Perencanaan
Kegiata yang akan dilaksanakan pada tahap perencanaan adalah:
a. Membuat RPP dengan kompetensi dasar 4.1 Menjelaskan Gugus fungsi senyawa karbon dan rumus stuktur
b. Menetapakan buku cetak tentang senyawa karbon sebagai sumber belajar.
c. Menyiapkan format pengamatan dalam proses pembelajaran yang terdiri dari lembar observasi , keaktifan siswa secara klasikal dan daftar nilai untuk melihat ketuntasan prestasi belajar siswa.
d. Memberitahukan materi yang akan dibahas, model pembelajaran yang akan digunakan dan meminta siswa untuk membaca materi pelajarn dirumah.
2. PELAKSANAAN
Siklus ini dilaksanakan dalam empat kali tindakan dengan kompetensi dasar 4.1 Menjelaskan Gugus fungsi, struktur, isomerisasi dan tatanama senyawa karbon.
a. Pertemuan pertama
Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 18 januari 2010, indikator yang akan dicapai adalah mengidentifikasi gugus fungsi senyawa karbon. Jumlah siswa yang hadir 40 orang, proses pembelajarn dilaksanakan sesuai denga RPP pertemuan 1. Pada awal tindakan guru meminta siswa menyelesaikan soal-soal gugus funfsi secara kelompok seperti yang telah ditentukan pada pertemuan sebelumnya. Hasilnya pada pertemuan ini siswa masih ragu untuk bertanya, menjawab dan hasil nilai latihannya masih banyak yang dibawah KKM.
b. Pertemuan kedua
Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 20 januari 2010, indikator yang akan dicapai adalah mengidentifikasi rumus struktur dan tata nama senyawa Alkohol, Eter dan Alkilhalida. Jumlah siswa yang hadir 39 orang, proses pembelajarn dilaksanakan sesuai denga RPP pertemuan 2. Pada awal tindakan guru meminta siswa menyelesaikan soal-soal secara kelompok seperti yang telah ditentukan pada pertemuan sebelumnya. Hasilnya pada pertemuan ini siswa telah nampak homogen tidak ragu untuk bertanya, menjawab dan hasil nilai latihannya masih ada yang dibawah KKM.
3. PENGAMATAN
Hasil pengamatan peningkatan prestasi belajar siswa pada materi kimia karbon siswa kelas XII IPA 1 SMAN 2 Karimun semester 2 TP. 2009/2010 adalah sebagai berikut:
a. Hasil pengamatan Aktifitas siswa
Hasil pengamatan aktivitas siswa selama proses PBM berlangsung dapat dilihat pada tabel 1 pengamatan sikap di bawah ini.
Tabel 1. Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus 1
No. Aktivitas yang diamati Pertemuan
I II
1. Bertanya 10% 25%
2. Menjawab/menanggapi 5% 25%
3. Bekerja sama dalam kelompok 50% 70%
Rata-rata 33% 40%

b. Hasil belajar (Prestasi belajar siswa)
Hasil belajar( prestasi) siswa selama proses PBM dapat dilihat dari tabel 2, hasil nilai ulangan siswa di bawah ini.
Tabel 2. Hasil ulangan siswa Siklus 1
No. Nama Siswa Nilai
I II
1. Ali umar 60 63
2. Aminudin 40 58
3. Amina 40 60
4 Burhan 45 55
Rata-rata 47 59

c. Ketuntasan belajar siswa dari nilai ulangan
Tabel 3. Hasil Ketuntasan belajar siswa dari nilai ualangan Siklus 1
NO Pencapaian Hasil Ulangan Siklus I N (%)
1 Tuntas 12 (27,5)
2 Tidak tuntas 28 (72,5)
3 Rata-rata Nilai 58,6

4. REFLEKSI
Data yang diperoleh sebagai hasil pengamatan kemudian dianalisa. Berdasarkan analisa ini guru memperoleh beberapa temuan yang kemudian dijadikan refleksi yaitu:
a. Dari hasil pengamatan aktifitas siswa selama PBM pada tabel 1 dapat disimpulkan secara umum terjadi peningkatan aktifitas siswa yang cukup meningkat dengan rata-rata pada pertemuan 1 30% dan pertemuan kedua 40% hal ini disebabkan mulai terjadi peningkatan pemahaman siswa terhadap materi senyawa karbon dengan model Jigsaw. Sehingga siswa mengerti apa yang akan ditanyakan dan hal apa yang akan ditanggapi. Tetapi kualiats pertanyaan maupun jawaban siswa masih perlu ditingkatkan pada pertemuan selanjutnya.
b. Berdasarkan hasil pengamatan prestasi belajar siswa,diperoleh hasil nilai ulangan pada tabel 2 dengan nilai rata-rata pada pertemuan satu 56 dan pertemuan kedua 59, maka dapat disimpulkan terjadinya peningkatan yang cukup, namun masih perlu diperbaiki karena masih banyak siswa yang belum mencapai nilai KKM.
c. Hasil ketuntasan belajar siswa berdasarkan ulangan pada tabel 3 diperoleh data siswa yang tuntas 27,5% dan tidak tuntas 72,5%. Dalam hal ini masih diperlukan tindakan yang optimal pada siklus berikutnya, sehingga dapat memenuhi nilai KKM.
SIKLUS II
1. PERENCANAAN
Kegiata yang akan dilaksanakan pada tahap perencanaan adalah:
a. Membuat RPP dengan kompetensi dasar 4.1 Menjelaskan isomerisasi dan tatanama senyawa karbon.
b. Menetapakan buku cetak tentang senyawa karbon sebagai sumber belajar.
c. Menyiapkan format pengamatan dalam proses pembelajaran yang terdiri dari lembar observasi , keaktifan siswa secara klasikal dan daftar nilai untuk melihat ketuntasan prestasi belajar siswa.
d. Memberitahukan materi yang akan dibahas, model pembelajaran yang akan digunakan dan meminta siswa untuk membaca materi pelajarn dirumah

2. PELAKSANAAN
Siklus ini dilaksanakan dalam empat kali tindakan dengan kompetensi dasar 4.1 Menjelaskan Gugus fungsi, struktur, isomerisasi dan tatanama senyawa karbon.
a. Pertemuan pertama
Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 25 januari 2010, indikator yang akan dicapai adalah mengidentifikasi rumus struktur dan tata nama senyawa Keton, Aldehida, asam karboksila dan ester. Jumlah siswa yang hadir 40 orang, proses pembelajarn dilaksanakan sesuai denga RPP pertemuan 3. Pada awal tindakan guru meminta siswa menyelesaikan soal-soal secara kelompok seperti yang telah ditentukan pada pertemuan sebelumnya. Hasilnya pada pertemuan ini siswa telah nampak homogen tidak ragu untuk bertanya, menjawab dan hasil nilai latihannya sudah meningkat.
b. Pertemuan kedua
Pertemuan pertama dilaksanakan pada tanggal 27 januari 2010, indikator yang akan dicapai adalah mengidentifikasi Isomerisai senyawa karbon. Jumlah siswa yang hadir 40 orang, proses pembelajarn dilaksanakan sesuai denga RPP pertemuan 4. Pada awal tindakan guru meminta siswa menyelesaikan soal-soal secara kelompok seperti yang telah ditentukan pada pertemuan sebelumnya. Hasilnya pada pertemuan ini siswa telah nampak homogen tidak ragu untuk bertanya, menjawab dan hasil nilai ulangan memuaskan.

3. PENGAMATAN
Hasil pengamatan peningkatan prestasi belajar siswa pada materi kimia karbon siswa kelas XII IPA 1 SMAN 2 Karimun semester 2 TP. 2009/2010 adalah sebagai berikut:
a. Hasil pengamatan Aktifitas siswa
Hasil pengamatan aktivitas siswa selama proses PBM berlangsung dapat dilihat pada tabel 4 pengamatan sikap di bawah ini.
Tabel 4. Hasil Pengamatan Aktivitas Siswa Siklus II
No. Aktivitas yang diamati Pertemuan
I II
1. Bertanya 50% 75%
2. Menjawab/menanggapi 35% 55%
3. Bekerja sama dalam kelompok 75% 85%
Rata-rata 52% 71%

b. Hasil belajar (Prestasi belajar siswa)
Hasil belajar( prestasi) siswa selama proses PBM dapat dilihat dari tabel 5, hasil nilai ulangan siswa di bawah ini.



Tabel 5. Hasil ulangan siswa Siklus II
No. Nama Siswa Nilai
I II
1. Ali umar 70 83
2. Aminudin 60 88
3. Amina 65 70
4 Burhan 75 80
Rata-rata 67 82

c. Ketuntasan belajar siswa dari nilai ulangan
Tabel 6. Hasil Ketuntasan belajar siswa dari nilai ualangan Siklus II
NO Pencapaian Hasil Ulangan Siklus I N (%)
1 Tuntas 40 (100)
2 Tidak tuntas 0(0)
3 Rata-rata Nilai 82

4. REFLEKSI
Data yang diperoleh sebagai hasil pengamatan kemudian dianalisa. Berdasarkan analisa ini guru memperoleh beberapa temuan yang kemudian dijadikan refleksi yaitu:
a. Dari hasil pengamatan aktifitas siswa selama PBM pada tabel 4 dapat disimpulkan secara umum terjadi peningkatan aktifitas siswa yang cukup signifikan dengan rata-rata pada pertemuan 1 52% dan pertemuan kedua 71% , Hal ini dapat diamati dari pertanyaan maupun jawaban siswa yang sudah terarah jika dibandingkan dengan pada siklus 1.
b. Berdasarkan hasil pengamatan prestasi belajar siswa,diperoleh hasil nilai ulangan pada tabel 5 dengan nilai rata-rata pada pertemuan satu 67 dan pertemuan kedua 82, maka dapat disimpulkan terjadinya peningkatan yang baik dari pada hasil siklus 1.
c. Hasil ketuntasan belajar siswa berdasarkan ulangan pada tabel 6 diperoleh data semua siswa tuntas, dengan nilai rata-rata 82, maka dapat disimpulkan bahwa ketuntasan belajar siswa sudah maksimal dibandingkan dengan hasil siklus I.


BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN


A. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan yang diperoleh setelah penulis menyelesaikan penelitian tindakan kelas ini, antara lain :
1. Penerapan model pembelajaran Jigsaw pada materi kimia karbon dapat meningkatkan hasil belajar/prestasi belajar siswa kelas XII IPA 1 SMA N 2 Karimun pada semester 2 TP. 2009-2010.
2. Peningkatan hasil belajar siswa dapat dilihat pada hasil nilai ulangan siklus I dan siklus II. Pada siklus I diperoleh nilai rata-rata 59 sedangkan pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 82
3. Peningkatkan aktivitas siswa seperti ; bertanya, menjawab/menanggapi dan bekerja sama dapat dilihat dari
4. Peningkatan jumlah siswa yang tuntas dapat dilihat dari hasil pengamatan siklus I dan Siklus II yaitu pada siklus I siswa yang tuntas 27,5 % dan yang tuntas 72,5 %. Sedangkan pada siklus II semua siswa tuntas dengan nilai rata-rata 82.
B. SARAN
Berdasarkan uraian di atas, maka beberapa saran yang dapat penulis sampaikan :
1. Model pembelajaran Jigsaw dapat diterapkan dalam PBM untuk meningkatkan hasil belajar/prestasi serta aktivitas siswa.
2. Model pembelajaran Jigsaw sebaiknya diterapkan apabila siswa memiliki buku yang relevan sebagai referensi, sehingga PBM dapat berlangsung seperti yang telah diharapkan.
3. Kondisi siswa dengan model pembelajaran Jigsaw sebaiknya heterogen sehingga PBM dapat berlangsung seperti yang sudah direncanakan.



DAFTAR PUSTAKA

Purba, Michael. 2009. Buku Kimia Kelas XII. Jakarta, Erlangga
Sujana, Nana. 1989. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung. Remaja Rosdakarya
Dr. Gimin, Dkk. 2009. Model-Model Pembelajaran. Pekan baru. FKIP UNRI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar